Selamat datang di blog Ajeng Tryana, Happy blogger geng! Terimakasih sudah mengunjungi blog saya. Jangan lupa di join ya (‾▽‾)♥(‾⌣‾) muahh

Rabu, 09 Mei 2012

Cara Membuat Rangkaian Counter



Rangkaian Counter (Alat penghitung atau pencacah)
Alat dan Bahan:
§  IC 555 1 buah
§  IC 7493 1 buah
§  IC 7447 1 buah
§  7 Segmen 1 buah
§  Resistor 10K 1 buah
§  Resistor 47K 1 buah
§  Resistor 220 8 buah
§  Elco 100mF 1 buah
§  Led 1 buah
§  Cairan FeCl3
§  Papan PCB
§  Timah
§  Solder
§  Kabel jamper
§  Amplas
§  Setrika
§  Alat bor
§  Jarum bor 1 mm
§  Kertas Origami
§  Kertas HVS
§  Avometer
§  Power Supply
§  Printer
§  Notebook
§  Pensil
§  Tang Potong
§  Air
 §  Ember
§  Karter
§  Sedotan Timah
§  Spidol
§  Tali
§  Penggaris besi
§  Kayu papan bor-an
§  Alat kikir
§  Socket IC 555
§  Socket IC 7493
§  Socket IC 7447
§  Socket 7 segmen

Langkah Kerja
§  Siapkan notebook, netbook atau laptop,
§  Buat Rangkaian Counter di Notebook menggunakan ExpressPCB. Seperti gambar dibawah ini,
§  Masukkan IC 555,
§  Masukkan resistor - 0.25 watt  (lead spacing  0.4 inch) atau 10K, 47K, dan 220 copy sampai 3 resistor,      
§  Sambungkan jalur jalurnya sesuai dengan rangkaian yang telah dibuat di photoboard,
§  Masukkan IC 7493 ,
§  Sambungkan jalur jalurnya sesuai dengan rangkaian yang telah dibuat di photoboard ,
§  Masukkan IC 7447,
§  Masukkan resistor - 0.25 watt  (lead spacing  0.4 inch),
atau 220, copy hingga berjumlah 7 resistor,
§  Masukkan display atau 7 segmen
§  Sambungkan jalur jalurnya sesuai dengan rangkaian yang telah dibuat di photoboard,
§  Ubah semua kaki resistor menjadi 2,69 mm dan hole 0,51 mm,
§  Letakkan sesuai dengan rangkaian counter yang sudah dibuat di papan,
§  Pada kaki IC dan 7 segmen gunakan blog agar saat dimasukkan kedalam cairan FeCl3 kaki IC dan 7 segmen tembaga tidak habis, usahakan semua ukuran blog sama atau di copy paste saja,
§  Line yang digunakan berukuran 0,76mm, jangan terlalu kekecilan dan tidak masalah jika terlalu besar,
§  Elco yang digunakan adalah Cap - Radial electrolytic - Lead spacing  0.1 inch  (2.5mm) atau 100µF tetapi edit kaki elco seperti resistor,
§  Led yang digunakan adalah LED-T1. Sama seperti elco, ubah kaki Led seperti elco dan resistor,
§  Tambahkan hole untuk menjamper kaki 5 ke VCC dan 10 ke Ground pada IC 7493,
§  Tambahkan 2 hole di VCC dan ground untuk menyambungkan ke Power Supply,
§  Masukkan nama nama komponennya menggunakan fitur yang ada di ExpressPCB,
§  Blog semua VCC dan Ground dengan warna hijau,
§  Pada sisi-sisi yang diblog ditumpulkan menjadi ±45o,
§  Potong papan PCB berukuran 10x5 cm, 
§  Garis terlebih dahulu agar tidak terlalu kebesaran atau kekecilan,
§  Potong menggunakan karter dan penggaris besi,
§  Jika ujung papan PCB tidak rata bisa dikikir menggunakan alat kikir,
§  Amplas papan PCB searah agar hasilnya lebih baik,
§  Agar hasil maksimal Print rangkaian counter dikertas HVS terlebih dahulu,
§  Cek ke gurumu, pastikan semua benar dan ukuran kaki kaki IC dan 7 segmen sama dengan komponen yang telah kamu siapkan,
§  Jika rangkaian sudah benar dan pasti, print rangkaian dikertas origami,
§  Tempelkan rangkaian yang diprint ke papan PCB dengan benar lalu dilipat,
§  Gosok papan PCB dan kertas origami ± 2 Menit,
§  Biarkan papan PCB sampai adem,
§  Setelah adem, celupkan kedalam air yang sudah disiapkan ± 15 Menit. Agar rangkaian yang diprint menempel dengan papan PCB,
§  Buka kertas origami,
§  Masukkan papan PCB yang sudah tertempel rangkaian Counter kedalam cairan FeCl3 menggunakan tali,
§  Agar lebih cepat, haduk terus papan PCBnya di cairan FeCl3,
§  Tunggu sampai tembaga tembaga yang tidak terpakai terbuang ±20menit,
§  Masukkan kedalam air agar cairannya terbuang
§  Bor pada titik titik yang dimaksud,
§  Amplas papan PCB kedalam air agar tinta print-an hilang dan tersisa hanya tembaganya saja,
§  Masukkan komponen komponennya untuk IC dan 7 segmen gunakan socket untuk melindungi kaki kakinya,  
§  Solder menggunakan timah kaki kaki komponen agar menempel di Papan PCB      
§  Potong kaki kaki komponennya yang kelebihan menggunakan tang potong,
§  Sambungkan kabel jamper kaki 5 ke VCC dan kaki 10
§  ke Ground pada IC 7493 yang sudah dibolongkan,
§  Masukkan semua IC yang sudah dipasang socket,
§  Sambungkan kabel di VCC dan Ground untuk menyambungkan ke Power Supply,
§  Sambungkan kabel VCC dan Ground yang sudah dipasang di papan PCB ke Power Supply,
§  VCC disambungkan di kabel yang bersimbol plus (+) , dan Ground disambungkan di kabel yang bersimbol min (-),
§  Nyalakan Power Supply,
§  Pastikan led yang anda pasang selalu kedap kedip,
§  Lihat 7 segmen yang anda pasang, jika 7 segmen berjalan mulai dari 0 sampai 9 maka anda berhasil!


Kesimpulan
§  Rangkaian counter ini dihitung dari pulsa yang masuk
Pulsa = Clock (High/Low)
§  Jika 7 segmen tidak menyala, cek kaki yang sudah disolder, memungkinkan menempelnya kurang kencang atau solderan menempel dengan arus lain,
§  Jalur satu dengan jalur yang lainnya jangan saling menempel, karena akan mengakibatkan shot,
§  Jika tinta yang diprint tidak menempel di papan PCB, lebih lamakan menggosoknya tetapi jangan terlalu lama karena papan PCB bisa melembung karena terlalu panas atau merendam di air lebih lama sampai kertas origami terbuka sendiri dari papan PCBnya,
§  Jika solderan saling terhubung gunakan karter atau alat penembak solder,
§  Potong kakinya menjadi 10 kaki saja. Klik edit “Ungroup”, Klik line berwarna kuning, dititik antara 5 dan 6. Hapus kaki yang tidak terpakai, 
§  Ukuran 7 segmen di Express PCB menggunakan Dip 40 pin. Ukuran ini sangat pas dengan kaki 7 segmen yang ada,
§  Saat semua rangkaian ditest di power supply, jangan lupa masukkan IC. Jika sedang mengetest clock masukkan IC 555 saja,
§  Saat papan PCB sedang dibor, usahakan setelah lima titik dibor dimatikan lagi alat bornya ±5 detik agar mesin tidak panas dan rusak,
§  Jika sedang mengetest 7 segmen masukkan semua IC,            
§  Ingat kembali pada rangkaian yang dibuat di ExpressPCB. Kemana arah IC, jika IC ditaruh terbalik, clock tidak akan menyala atau tidak akan mati (selalu menyala)

Senin, 07 Mei 2012

Matahari, Bulan, Planet

MATAHARI
      Matahari merupakan salah satu bintang di jagat raya.Bintang ini adalah pusat tata surya kita.
      Bumi beserta planet lainnya bergerak mengelilingi matahari pada orbitnya masing-masing
      Matahari adalah sebuah bola gas raksasa yang tersusun oleh gas hidrogen (92%) daan helium (7.8%).
      Matahari menyediakan energi bagi seluruh kehidupan di bumi dalam bentuk panas dan cahaya
BULAN
      Bulan adalah satu-satunya satelit alami Bumi. Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri dan cahaya Bulan sebenarnya berasal dari pantulan cahaya Matahari. 
Kondisi Disekitar Bulan
      Di bulan tidak terdapat udara ataupun air. Banyak kawah yang terhasil di permukaan bulan disebabkan oleh hantaman komet atau asteroid. Ketiadaan udara dan air di bulan menyebabkan tidak adanya pengikisan yang menyebabkan banyak kawah di bulan yang berusia jutaan tahun dan masih utuh. Ketidakadaan udara juga menyebabkan tidak ada bunyi dapat terdengar di Bulan.
Fase Fase Bulan
      Bulan purnama adalah keadaan ketika bulan nampak bulat sempurna dari bumi. Pada saat itu, bumi terletak hampir segaris di antara matahari dan bulan, sehingga seluruh permukaan bulan yang diterangi matahari terlihat jelas dari arah bumi
      Bumi mati, yaitu saat Bulan terletak pada hampir segaris diantara matahari dan bumi, sehingga yang terlihat dari bumi adalah sisi belakang bulan yang gelap, alias tidak nampak apa apa.
      Separuh dan bulan sabit, yakni pada saat posisi bulan terhadap bumi membentuk sudut tertentu terhadap garus bumi - matahari. Pada saat itu, hanya sebagian permukaan bulan yang disinari matahari yang terlihat dari bumi

  1. PLANET
      Susunan Matahari dan anggota tata surya yang mengitarinya.
Anggota Tata Surya
1. Planet

2. Asteroid
3. Satelit
4. Materoid
5. Komet
Planet adalah benda langit yang tidak dapat 
memancarkan cahayanya sendiri.

Contoh : Merkurius, Venus, Bumi, Mars,  Jupiter, 
Uturnus, Uranus, Neptunus

Planet Berbed
halnya dengan 
matahari, planet tidak
dapat bercahaya.


Planet termasuk benda langit 


yang selalu berputar pada 


orbitnya dalam.
Mengelilingi matahari sebagai pusatnya. Planet berputar pada masing-masing garis edarannya.
Garis edaranya planet disebut orbi.
Dalam tata surya ada Delapan planet, yaitu Merkurius, Venus, bumi, Mars, Jupiter, Saturnus,Neptunus, dan Uranus.
Bumi sebagai pembatas planet dikelompokkan menjadi dua yaitu planet inferior dan planet superior.
Planet inferior adalah planet yang orbitnya berada di dalam orbit bumi.
Yang termasuk planet inserior antara lain Merkurius dan Venus.
Yang orbitnya berada diluar orbit bumi.
Yang termasuk planet superior adalah Mars, Jupiter , Saturnus, Uranus dan Neptunus.
Asteroid sebagai pembatas planet dikelompokkan menjadi dua planet dalam dan planet luar.
Planet dalam planet yang orbitnya di dalam peredaran Asteroid
Yang termasuk planet dalam antara lain Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. 
Planet luar adalah planet yang garis edarnya berada diluar garis edar Asteroid,
Yang termasuk planet luar antara lain Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus. 
PLANET
1) 1) Merkurius
        Merkurius ialah Planet terkecil dalam sistem tata surya yang paling dekat dengan MATAHARI.
        diameter planet ini sekitar 4879.4 km Merkurius 40% lebih kecil dari pada bumi.
  Planet ini tidak memiliki bulan (satelit).
  Struktur yang terdapat pada merkurius adalah 70 % logam dan 30 % silikat serta memiliki kepadatan sebesar 5,3 g/cm3, sedikit lebih besar dari kepadatan bumi yang hanya 4,4 g/cm3.

2) Venus
     Venus adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah Merkurius. Planet ini memiliki radius 6.052 km dan mengelilingi matahari dalam waktu 225 hari. Atmosfer Venus mengandung 97% karbondioksida (CO2) dan 3% nitrogen, sehingga hampir tidak mungkin terdapat kehidupan.
Venus tidak memiliki satelit dan venus berputar berlawanan arah dengan planet lain yaitu searah jarum jam.

3) Bumi
   Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya.
  Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer.
     Bumi mempunyai diameter sepanjang 12.756 kilometer, Bumi mempunyai 1 satelit yaitu Bulan, 70,8% permukaan bumi diliputi air. Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbondioksida, dan gas lain.

4) Mars
 Planet  ini biasa disebut planet merah karena permukaan  planet  ini  mengandung  batuan besi.
     Planet ini memiliki 2 buah satelit, yaitu Phobos dan Deimos.
  Atmosfer  planet  ini tersusun  dari karbondioksida yang sangat tipis. Diameternya  sekitar 7680 km.

5) Yupiter
  Yupiter adalah planet terdekat kelima dari matahari, Jarak rata-rata antara Jupiter dan Matahari adalah 778,3 juta km. Jupiter adalah planet terbesar dan terberat dengan diameter 14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi.
Atmosfer Jupiter mengandung hidrogen (H), helium (He), metana (CH4), dan amonia (NH3). Suhu di permukaan planet ini berkisar dari -140oC sampai dengan 21oC. Seperti planet lain, Jupiter tersusun atas unsur besi dan unsur berat lainnya. Jupiter memiliki 63 satelit, di antaranya Io, Europa, Ganymede, Callisto (Galilean moons).

6) Satrurnus
     Saturnus adalah sebuah planet yang terletak di tata surya dimana planet ini terkenal sebagai planet bercincin.
     Saturnus diketahui memiliki 56 buah satelit alami, Tujuh diantaranya: adalah Mimas, Enceladus, Tethys, Dione, Rhea, Titan (Satelit terbesar dengan ukuran lebih besar dari planet Merkurius), dan Iapetus.
     atmosfer Saturnus terbuat dari 96.7% hidrogen dan 3% helium, 0.2% metana dan 0.02% amonia. Pada atmosfer Saturnus juga terdapat sedikit kandungan asetilena, etana dan fosfin. Diameter khatulistiwa Saturnus sebesar 120.536 km.
7) Uranus
     Uranus memiliki jarak dengan Matahari sebesar 2875 juta km. Uranus memiliki diameter mencapai 51.118 km dan memiliki massa 14,54 massa Bumi. Periode rotasi planet ini adalah 17,25 jam, sedangkan periode revolusi adalah 84 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan Bulan dengan permukaan berwarna hijau dan biru. Uranus memiliki 18 satelit alami, diantaranya Ariel, Umbriel, Miranda, Titania, dan Oberon. Atmosfer Uranus tersusun atas metana (CH4) hidrogen, dan helium, dan methane (CH4). 

8) Neptunus
Neptunus merupakan planet terjauh (kedelapan) jika ditinjau dari Matahari.
    Neptunus memiliki jarak rata-rata dengan Matahari sebesar 4.450 juta km. Neptunus memiliki diameter mencapai 49.530 km dan memiliki massa 17,2 massa Bumi.
    Komposisi penyusun planet ini adalah besi dan unsur berat lainnya. Planet Neptunus memiliki 8 buah satelit, di antaranya Triton, Proteus, Nereid, dan Larissa.